bzone-white-logo

Software IT Inventory Bea Cukai Terintegrasi Odoo Community & CEISA 4.0

Sistem IT Inventory Kategori A Berbasis API untuk Kawasan Berikat, KEK, Gudang Berikat, PLB, dan KITE. Terhubung Host-to-Host ke CEISA 4.0 DJBC dengan Pendampingan Uji Coba Sistem.

BZone membangun IT Inventory Bea Cukai berbasis Odoo Community sesuai regulasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). IT Inventory system ini mengintegrasikan modul stok, manufaktur, akuntansi, dan penjualan tanpa biaya lisensi perangkat lunak proprietary.

KEUNGGULAN IT INVENTORY

Mengapa Memilih IT Inventory BZone?

Solusi terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi operasional,akurasi data, dan kepatuhan kepabeanan

Real Time Inventory

Pantau Stok, Lokasi, dan Pergerakan Barang Secara Real-time di Seluruh Fasilitas (Support Multi Company)

Otomasi & Akurasi

Proses Manufaktur/Produksi dan Pelaporan BC 2.3, 2.6, 2.7, dan 4.0 dilakukan Otomatis

Kepatuhan Bea Cukai

Sesuai Standar Pengujian Kategori A (DJBC) dengan Pendampingan Ahli Berpengalaman

Satu Sistem Terintegrasi

Menghubungkan Modul Manufaktur, Akutansi, Penjualan, Pembelian, dan Ceisa 4.0

TANTANGAN

Kendala Audit & Pengujian IT Inventory

Pencatatan persediaan yang belum terintegrasi secara real-time dapat menimbulkan kendala saat verifikasi dan peninjauan sistem oleh tim Bea Cukai:

Selisih Stok Bahan Baku dan Barang Jadi

Perbedaan rasio konversi bahan baku (Bill of Materials) saat pengujian pencacahan stok (stock opname).

Entri Data Ganda (Double Entry)

Tim EXIM memasukkan data dua kali di sistem ERP internal dan spreadsheet laporan Bea Cukai.

Rekapitulasi Manual Rawan Eror

Penyusunan dokumen BC 2.3, BC 2.7, dan BC 4.0 menggunakan Excel membutuhkan waktu dan berisiko salah input.

Risiko Penolakan Sistem

Ketidaksesuaian kriteria Kategori A dapat menghambat penerbitan Berita Acara Pengujian IT Inventory dari DJBC.

SOLUSI BZone

Solusi BZone untuk Operasional Pabrik Ekspor Impor

BZone menyelesaikan kendala pencatatan lapangan dengan mengintegrasikan alur kerja produksi di Odoo Community langsung ke standar laporan Kategori A DJBC:

Otomatisasi Konversi Bahan Baku (BOM)

Perhitungan penggunaan bahan baku dan hasil produksi terhubung otomatis dalam modul manufaktur, sehingga rasio konversi saat stock opname selalu konsisten dan siap diuji.

Satu Kali Input Data (Single Point of Entry)

Tim operasional dan EXIM bekerja dalam satu sistem. Setiap transaksi barang masuk dan keluar langsung membentuk draf dokumen pabean tanpa perlu double entry.

Penarikan Laporan Wajib Secara Otomatis

Sistem mendokumentasikan setiap mutasi stok secara real-time untuk menghasilkan Laporan Wajib Bea Cukai tanpa rekapitulasi manual di Excel.

Kesesuaian Standar Uji Kategori A

Struktur database disesuaikan dengan kriteria pengujian DJBC (PER-09/BC/2014 & PER-6/BC/2023) untuk meminimalkan risiko penolakan saat verifikasi lapangan.

PENDAMPINGAN & GARANSI

Pendampingan Teknis & Garansi Verifikasi

BZone menyediakan pendampingan teknis dan jaminan kepastian hukum agar IT Inventory software Anda memenuhi kriteria pengujian Pejabat Bea Cukai (DJBC)

Dokumentasi Teknis

Penyusunan arsitektur data, alur pencatatan stok, dan dokumen teknis sesuai standar BC

Uji Coba Sistem

Pendampingan Langsung Saat Verifiksasi Oleh Petugas DJBC

Simulasi Audit Data

Pengujian penarikan data dan Laporan Wajib

Money-Back Guarantee

Jaminan pengembalian dana hingga SKEP sudah diterbitkan

KEUNGGULAN ODOO COMMUNITY

Efisiensi Biaya, Performa Maksimal

Kepemilikan Data Penuh

Database tersimpan di server internal (On-Premise) atau Cloud milik perusahaan.

Arsitektur Open-Source

Sistem dapat dikembangkan dan dirawat jangka panjang tanpa keterikatan vendor.

Bebas Biaya Lisensi Per User

Tidak Ada Biaya Lisensi Bulanan Saat Menambah Pengguna Baru Di Pabrik.

Perbandingan Kategori IT Inventory

Berdasarkan aturan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (PER-09/BC/2014):

Kriteria Kategori D (Manual) Kategori C/B (Terpisah) Kategori A (BZone IT Inventory)
Biaya Lisensi System Rp 0 (Manual Excel) Biaya Per-User Tinggi Rp 0 Lisensi User (Odoo)
Integrasi Sistem Tidak ada Terpisah dari ERP Utama Terintegrated Penuh
Koneksi CEISA 4.0 Input manual Semi-otomatis API Direct Host-to-Host
Pendampingan IT Inventory Tidak Ada Terbatas Pendampingan Uji DJBC
Kesesuaian Uji Sistem Sangat Riskan Sedang Sesuai Standar DJBC
SATU IT INVENTORY, UNTUK MULTI FASILITAS

Fitur Spesifik Fasilitas Kepabeanan

BZone menyediakan fitur bawaan untuk kebutuhan IT inventory management sesuai fasilitas kepabeanan dan regulasi DJBC

IT Inventory Kawasan Berikat (IT Inventory Kaber)

Dasar Hukum: PER-19/BC/2018 jo. PER-07/BC/2021 & PER-6/BC/2023 Penerapan

IT Inventory Kaber mencakup pencatatan barang subkontrak keluar dan masuk (BC 2.6.1 / BC 2.6.2), pencatatan scrap/waste dan pengerusakan barang (BC 2.4), penjualan ke TLDDP (BC 2.5), pengeluaran antar TPB (BC 2.7), serta pencatatan mutasi terintegrasi untuk kebutuhan Monitoring dan Evaluasi (Monev) DJBC.

IT Inventory KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)

Dasar Hukum: PER-24/BC/2023 Penerapan

IT Inventory KEK mencakup pencatatan dokumen PPKEK untuk barang masuk dan keluar, pemisahan fasilitas pembebasan bea masuk dan barang terutang pajak, serta pengelolaan transaksi jasa dan manufaktur terintegrasi ke Portal SINSW dan CEISA 4.0.

IT Inventory PLB (Pusat Logistik Berikat)

Dasar Hukum: PER-10/BC/2018

Manajemen multi-tenant dan kepemilikan barang impor dalam satu gudang, pemantauan durasi penimbunan barang di gudang PLB, serta pencatatan dokumen BC 1.6 dan BC 2.8.

IT Inventory Gudang Berikat (IT Inventory GB)

Dasar Hukum: PER-01/BC/2020

Pencatatan penimbunan dan laporan mutasi barang impor tanpa pengolahan, pemantauan siklus barang dari penerimaan hingga pengeluaran, serta penyediaan Laporan Mutasi Barang Gudang Berikat secara real-time.

IT Inventory KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor)

Dasar Hukum: PER-08/BC/2022

Pemantauan penggunaan bahan impor terhadap hasil produksi ekspor, otomatisasi Laporan Konversi Bahan Baku (Bill of Materials) dan Laporan BCLKT, serta rekonsiliasi data ekspor untuk laporan pertanggungjawaban.

Alur Integrasi CEISA 4.0

Sistem menghubungkan operasional pabrik ke sistem kepabeanan melalui tahapan berikut:

Operasional Pabrik
➔
BZone IT Inventory
➔
Auto-Mapping kode dokumen BC
➔
Host-to-Host CEISA 4.0

Pelaporan Kepabeanan Otomatis

Menyediakan 7 jenis laporan wajib Bea Cukai untuk kebutuhan pemeriksaan DJBC:

  • Pemasukan & Pengeluaran Barang per Dokumen Pabean (BC 2.3, BC 2.7, BC 4.0, BC 2.5, dll.)
  • Mutasi Bahan Baku & Bahan Penolong
  • Mutasi Barang Jadi (Finished Goods)
  • Mutasi Barang Dalam Proses (WIP)
  • Mutasi Mesin & Peralatan Kantor
  • Mutasi Sisa/Scrap & Waste
  • Penelusuran asal-usul bahan baku (Traceability)

Integrasi API CEISA 4.0 & INSW

Koneksi langsung ke CEISA 4.0 DJBC & Portal INSW untuk penarikan dokumen pabean dan pembaruan data persediaan.

Pertanyaan Umum

IT Inventory adalah apa dan siapa yang wajib menggunakannya?

IT Inventory adalah sistem pencatatan persediaan barang berbasis komputer yang wajib dimiliki oleh perusahaan penerima fasilitas kepabeanan di Indonesia (seperti Kawasan Berikat, KEK, KITE, Gudang Berikat, dan PLB) untuk merekam mutasi bahan baku, barang jadi, dan dokumen pabean secara real-time.

Mengapa BZone menggunakan Odoo Community?
Apakah BZone menyediakan IT Inventory Kaber dan IT Inventory Gudang Berikat dalam satu platform?
Bagaimana bentuk pendampingan BZone saat verifikasi Bea Cukai?
Apakah BZone terhubung ke CEISA 4.0?
Regulasi apa yang menjadi acuan sistem BZone?
Berapa lama durasi implementasi sistem?